Berita Indonesia – Merokok dan Pemanasan Global

Berita Indonesia - Merokok dan Pemanasan Global

Berita Indonesia - Merokok dan Pemanasan Global

Dari kamar hotel di Jakarta Pusat laporan akhir Indonesia kantor berita Pena ini menggambarkan perkembangan industri tembakau saat ini. Laporan ini dalam bentuk majalah setebal halaman dengan judul pada Kemunafikan amp Mitos di Balik Industri Tembakau halaman depan.

Pena Indonesia mengklaim laporan ini didasarkan pada laporan investigasi pada dokumen industri tembakau pencarian berbagai. Juga mencakup dua CD atau compact disk yang berisi ribuan dokumen industri multinasional di Indonesia. Sebagai dokumen dari British American Tobacco atau BAT Philips Morris dan lain-lain.

Lokakarya ini dihadiri kalangan jurnalis dan aktivis kesehatan. Bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang keberadaan dokumen rahasia yang berkaitan dengan kedatangan raksasa dari industri tembakau dunia dan hubungannya dengan Indonesia.

Lokakarya ini juga mendapat dukungan dari badan kesehatan dunia WHO perwakilan Indonesia IAKMI-Kesehatan Masyarakat Spesialis Asosiasi Indonesia dan SEATCA-The Asia Tenggara Tobacco Control Alliance.

Pena Indonesia untuk bekerja selama tiga bulan dan melotot melalui komputer. Menggali ribuan dokumen secara online dari tujuh raksasa rokok yang tercatat di tahun sampai periode awal -an. Setidaknya ada sekitar . ribu lebih banyak dokumen dari British American Tobacco atau BAT Indonesia yang tersimpan dalam perpustakaan digital dari University of California San Francisco Amerika Serikat.

Berjalan melalui juga berlangsung di Perpustakaan Legacy Tobacco situs Dokumen yang memuat dokumen internal Philips Morris RJ Reynolds dan Brown amp Lorillard Williamson. Hasilnya dilaporkan dan ditulis oleh Farid Gaban dan Alfian Hamzah dari berita Pena Indonesia dan Mardiyah Chamim dari Majalah Tempo. Cakupan dan dukungan dalam bentuk dana hibah dari Kemitraan Global untuk Essential Action Pengendalian Tembakau yang berbasis di Washington.

Cerita ini dimulai pada tahun . Tahun ini boleh dibilang di paling menguntungkan bagi industri rokok di Amerika. Jaksa Agung Negara Bagian Minnesota Amerika Serikat Hubert Humphrey III meniup peluit peringatan keras untuk industri rokok. Jaksa Agung meminta raksasa merokok tujuh industri untuk membuka seluruh dokumen rahasia mereka kepada publik. Bertujuan untuk menemukan kebenaran.

Dokumen-dokumen ini adalah dokumen internal berisi berbagai surat untuk para ilmuwan pemerintah media trik untuk meningkatkan bisnis tembakau. Tujuh perusahaan raksasa antara lain dari Philip Morris Incorporated RJ Reynolds Tobacco Company British American Tobacco BAT Brown dan Williamson Grup Ligget dan Lembaga Tembakau dan Dewan Penelitian Tembakau dan Lorillard Tobacco Company.

Pengadilan Amerika memiliki enam juta dokumen dengan juta halaman. Setiap halaman adalah segel dan nomor kode dari pengacara industri untuk memastikan keasliannya. Pengadilan juga mengharuskan pihak industri tembakau dalam rangka untuk menyimpan dokumen sampai tahun .

Sementara di Inggris pegunungan British American Tobacco dokumen biasanya disimpan di gudang Guilford Surrey Inggris. BAT pengarsipan dokumen secara online dilakukan oleh University of California San Francisco Amerika Serikat.

Ada tujuh juta dokumen dalam bentuk dokumen yang dipindai. Dan menghabiskan waktu sekitar empat tahun untuk melakukan upaya untuk kerja keras mereka. Sayangnya menurut Duncan Cambell seorang jurnalis investigasi Amerika yang membantu dokumen merokok pencarian industri klaim bahwa ada sekitar file yang berisi ribuan halaman dokumen telah hilang. Dokumen yang hilang ini tidak jelas dan itu adalah rimbanya yang mungkin terkait dengan wilayah negara lain seperti Indonesia.

Salah satu penyelidikan ini industri rokok Amerika memiliki film dibikin The Insider yang menceritakan tentang pencarian seorang jurnalis televisi Amerika mengungkap penipuan dalam racun tingkat. Media di Amerika Serikat untuk mendorong dan mempengaruhi orang-orang bahwa merokok adalah ancaman. Rokok menjadi isu warga dan kemudian mendorong lahirnya peraturan merokok yang ketat dan dasar.

Industri tembakau harus dikendalikan dan dikontrol dengan ketat. Untuk pemilik di AS industri tembakau bukanlah kondisi iklim yang baik. Dan meminta pemerintah Amerika untuk aturan ketat bahwa hanya berlaku di Amerika Serikat saja. Dan tidak berlaku untuk jaringan bisnis internasional di berbagai belahan negara lain. Pasca- invasi sedang berlangsung. Dan tujuan yang pemilik rokok adalah negara-negara yang masuk kelompok negara ketiga.

Bagaimana negara-negara di kawasan khususnya Indonesia dalam kaitannya dengan dokumen Indonesia milik negara ketiga bukan Indonesia adalah lahan empuk dan surga bagi industri tembakau global dunia. Industri tembakau di Indonesia menjelma dan seperti sebuah kerajaan sendiri. Ia memainkan banyak peran dan gerakannya otomatis tidak mendapatkan banyak rintangan dan hambatan.

Entah hukum ekonomi sosial ke jalur politik. Industri rokok di Indonesia tumbuh pesat dan licin. Meminjam koran harian terbesar istilah di Jawa Barat Pikiran Rakyat industri tembakau sebagai Menyebar dan mengakar. Tidak banyak media di Indonesia untuk kritik pemberitaan terutama untuk membuat pernyataan yang mendalam terkait industri rokok ini. Indonesia menerima dengan lapangan terbuka setiap gerakan ide dan pengaruh dari industri tembakau dalam mengembangkan bisnisnya secara ekstensif.

Kita bisa belajar banyak hal dari dokumen industri tembakau. Pelajari bagaimana mereka bekerja menentukan posisi dan pembuat mempengaruhi kebijakan ekonomi media hingga penelitian jual-beli. Dokumen ini memberikan gambaran yang jelas dan rinci. Kami hanya perlu bekerja keras hati-hati merinci dan dibangun dari lembar dokumen untuk memperoleh gambaran yang lengkap tentang pembangunan industri tembakau dunia secara keseluruhan.

Menurut Asia Tenggara Tobacco Control Alliance SEATCA lembaga-lembaga berbasis di Thailand dalam laporannya Keuntungan dari Kematian Mengekspos Taktik Industri Tembakau di Negara ASEAN Oktober menjelaskan bahwa sampai sekarang rokok daerah konsumsi sekitar persen dari dunia konsumsi tembakau. Dan Asia dianggap sebagai pasar yang penting masa depan dari industri tembakau dunia.

Sementara negara yang tergabung ke sekitar persen ASEAN atau sebanyak juta populasi pemuda ASEAN adalah perokok. Atau sekitar persen- miliar-dari jumlah perokok muda perokok dunia terus meningkat dan negara ASEAN bergabung kontribusi terhadap angka kematian akibat merokok sebanyak persen

SEATCA adalah jaringan kemitraan lembaga-lembaga negara yang bergabung ke dalam ASEAN yang melakukan penelitian bangunan advokasi dan kapasitas di masing-masing anggotanya. SEATCA bekerja dan membangun misi advokasi kepada anggotanya yang telah membuat ratifikasi konvensi WHO tembakau kontrol atas Konvensi Kerangka Kerja WHO mengenai Pengendalian Tembakau FCTC – termasuk Thailand Malaysia Kamboja dan Vietnam. Sementara Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang sampai saat ini belum meratifikasi konvensi ini.

WHO konvensi pengendalian tembakau sangat penting untuk diterapkan dalam industri rokok di Indonesia. Konvensi ini akan mengatur dan mengendalikan industri tembakau. Ada sekitar pasal dalam konvensi dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan global.

Pengembangan usaha untuk memindahkan industri tembakau tidak dalam bentuk satu strategis tunggal. Strategi bisnis akan mengikuti situasi di setiap wilayah pembangunan. Dia bekerja untuk mengatur dan menentukan kelompok sasaran memfasilitasi kebijakan politik yang mendukung bisnis yang baik yang berasal dari pemerintah atau wakil rakyat untuk bekerja dengan siapa pun untuk melakukan upaya promosi dan membentuk pasar sepenuhnya.

Industri tembakau untuk membangun citra melalui berbagai cara. Dari iklan yang menciptakan komunikasi langsung dengan konsumen dengan memasang produk rokoknya melalui papan iklan iklan media cetak dan elektronik poster aksesoris warna dan logo outlet yang menyebabkan citra produk tembakau.

Kegiatan promosi dengan membagikan sampel rokok gratis menawarkan kupon kontes lotere tiket untuk menonton pertandingan olahraga dan balapan konser musik mendanai film talk show pesta jalanan untuk kegiatan dalam bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility CSR yang mendukung beasiswa proyek bantuan lingkungan dan kegiatan lainnya di bawah nama perusahaan atau nama produk industri tembakau. Termasuk memberikan beasiswa kepada wartawan dan anak-anak sekolah yang berprestasi.

SEATCA survei penelitian tentang status kontrol peraturan tentang promosi iklan CSR dan sponsorsip di tujuh negara ASEAN pada tahun . Termasuk di Kamboja Indonesia Laos Malaysia Filipina Thailand dan Vietnam. Lima negara memiliki aturan cukup ketat untuk mengatur masalah iklan prmosi sponsor dan CSR.

Kelima negara termasuk Laos Malaysia Filipina Vietnam dan Thailand. Dari lima negara Thailand memiliki aturan yang sangat ketat terhadap industri rokok dan melakukan batasan ketat. Dua yang paling bebas tidak ada aturan tidak ada kontrol dan tidak ada pembatasan adalah Kamboja dan Indonesia

Kamboja dan Indonesia adalah surga bagi industri tembakau. Kedua negara adalah negara yang relatif miskin bukan Indonesia diperkirakan memiliki tingkat kemiskinan dari persen dengan biaya rata-rata hidup dari dua dolar per hari untuk Amerika. Keduanya tidak memiliki aturan dan batasan yang mengatur masalah pengendalian tembakau erat.

Untuk industri tembakau adalah peluang yang paling menguntungkan. Industri rokok memiliki kekuatan dan modal untuk meningkatkan usahanya dan memaksimalkan keuntungan. Industri ini menawarkan ramuan mimpi dan iklan promosi kepada masyarakat untuk keluar dari kemiskinan.

Kata menawarkan dan sugestif iklan dan keberhasilan menarik. Ini adalah mimpi dan impian bagi semua orang. Tembakau industri sukses dengan menawarkan sebatang rokok. Menyerah tembakau adalah salah satu cara utama bagi setiap orang untuk keluar dari kemiskinan dan hidup sukses dengan cepat.

Kemiskinan menjadi lahan untuk keuntungan. Dan industri sangat menyadari kondisi ini. Kemiskinan kurangnya representasi regional dan peran pemerintah kurangnya kesadaran politik dan peran media yang tidak berdaya dalam iklan rokok.

AC Nielsen menunjukkan angka tahun belanja iklan sektor tembakau sebesar Rp triliun. Yang Media tolol akan kehilangan dan menawarkan uang untuk itu Satu media di Indonesia mungkin sadar dan memilih untuk tidak menerima iklan tembakau. Tapi pertanyaannya adalah sejauh mana kekuatan media ini akan bertahan Dan menahan diri dari serangan iklan rokok.

Rokok menjadi konsumsi utama bagi masyarakat miskin. Konsumsi rokok sepanjang tahun mencapai miliar batang. Rokok memiliki zat kimia beracun. Dan rokok adalah penyebab utama kanker penyebab penyakit penyakit jantung dan lainnya yang menyebabkan kematian dalam jangka panjang. Setiap tahun orang mati seperti yang ditunjukkan oleh rokok menyebabkan sebanyak ribu di Indonesia

Jumlah perokok Indonesia meningkat tajam. Berdasarkan Statistik survei nasional ekonomi Biro Pusat pada periode – telah terjadi lonjakan pada perokok pemula dan di bawah usia tahun naik persen menjadi persen. Komisi Nasional Perlindungan Anak juga mendapatkan angka yang persen remaja merokok karena periklanan Indonesia. Remaja menjadi target utama untuk industri tembakau.

Angka ini mengkhawatirkan dan kemudian pada bulan Februari beberapa anggota legislatif pindah untuk membuat beberapa aturan untuk membatasi merokok. Aturan-aturan ini diharapkan untuk membatasi mengontrol dan membatasi masalah tembakau kegiatan yang melibatkan anak-anak muda. Aturan ini juga membutuhkan peningkatan pajak cukai rokok sebesar persen untuk meminimalkan orang membeli rokok. Dan didorong untuk mengembangkan penelitian tentang dampak merokok terhadap kesehatan.

Pada tahun Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah / tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan Peraturan Pemerintah / tentang Tata Cara Media Tembakau Produk Iklan dan Peraturan Pemerintah / tentang kewajiban produsen rokok untuk menyertakan peringatan pada kemasan produk.

Indonesia juga diuntungkan dari kondisi ini. Dari kontribusi sektor industri rokok dalam bentuk penerimaan pajak sebesar Rp triliun tahun lalu. Dan tahun ini diharapkan meningkat menjadi Rp triliun.
Bisnis rokok di Indonesia sangat manis. Dua keluarga Indonesia yang melakukan bisnis di jajaran rokok dalam daftar terkaya di dunia versi Majalah Forbes. Rachman Halim keluarga termasuk pemilik Gudang Garam dengan aset US miliar dan menempati peringatan. Budi Hartono dan keluarga dari urutan Djarum dengan aset US miliar.

Pajak rokok di Indonesia sebagian besar murah dibandingkan dengan negara lain. Australia Malaysia Thailand dan Singapura menetapkan pajak rokok sebesar persen. Sementara di Indonesia hanya mengatur tertinggi pajak rokok sebesar persen. Dengan ini harga tarif pajak eceran rokok di Indonesia adalah seperlima harga dibandingkan dengan harga rokok di Malaysia.

Harga rokok yang murah adalah meningkatkan perokok konsumen di Indonesia. Akses ke rokok sangat mudah. Berdasarkan survei terakhir WHO dan American Cancer Society sekitar persen perokok Indonesia adalah laki-laki. Dan persen perokok perempuan Indonesia.

Indonesia memainkan peran ganda menyesatkan. Satu sisi pendapatan yang diperolehnya dari rokok tapi di sisi lain banyak Indonesia akan kehilangan sumber daya manusianya karena kerusakan yang disebabkan oleh rokok. Tapi perusahaan asuransi kesehatan di Indonesia yang akan garansi kliennya tentang akibat merokok

Anti-merokok kampanye dunia terus menguat. Negara kaya dan berpendidikan sadar akan bahaya dari merokok. Anti-Rokok gerakan keras dan mencoba untuk kampanye isu ini pada tingkat gerakan global. Federasi Asosiasi Sepak Bola FIFA dan bahkan menandatangani perjanjian dengan WHO untuk mengatur dan melarang sponsor rokok di lapangan sepak bola.

MTV mendukung kampanye anti-merokok dan mendesak remaja untuk tidak merokok. Negara-negara di Eropa dan Asia lainnya dan meratifikasi konvensi pengendalian tembakau diikuti FCTC .

Tapi perlawanan terhadap industri rokok di Indonesia masih sangat lemah. Anti-Rokok gerakan baik dari warga negara masyarakat dokter termasuk dari media belum kuat. WHO Indonesia memilih beberapa nama artis dan atlet olahraga nasional kampanye anti-merokok. Di antara juara tenis Angelique Widjaja binaragawan Ade Rai dan model Tracy Trinita.

Tapi tidak cukup untuk mewakili semua tiga dan memindahkan rakyat Indonesia untuk membentuk anti-merokok gerakan. Indonesia membutuhkan sosok yang besar dan mantap untuk gerakan anti-merokok. Bukan hanya slogan anti-merokok saja. Namun gerakan anti-merokok yang luas dan strategis.

Singkatnya gerakan anti-merokok di Indonesia masih tergolong impoten. Dia perlu kekuasaan dan kekuatan yang kuat untuk membendung oposisi solid dan agresif dari industri tembakau. Dan wartawan adalah gerakan menulis dan terus mengawasi ekspansi liar dari industri rokok.

Iklan dan propaganda perang terjadi di dunia perjuangan asap hitam. Dan Indonesia adalah wilayah tempur yang sangat kuat untuk memetakan dunia rokok global saat ini. Hal ini juga terkait dengan industri rokok lokal di Indonesia. Sebagai industri lokal dalam Roh Malang Jember dan Kediri. Industri rokok lokal di Indonesia juga memainkan peran penting dalam mempengaruhi masyarakat merokok.

Di Indonesia yang dikenal sebagai rokok kretek sambil merokok di luar produk yang dikenal sebagai asap putih. Industri rokok lokal adalah raja-raja kecil tembakau dan banyak berada di Jawa. Perluasan industri tembakau dunia bos menggeliat dengan agresif dan kuat dan mencoba untuk menguasai pangsa pasar saat ini. Putih rokok kretek melawan rokok.

Siapa yang paling kuat Industri merokok untuk membangun mitos fakta dan penelitian menyesatkan tentang merokok. Dan kita tahu bahwa korban dari pertempuran adalah kesehatan warga sehari-hari akan menurun. Indonesia dan negara-negara membiarkan kejatuhan kesehatan warganya.

Fakta-fakta tentang bahaya rokok dan propaganda gelap industri tembakau adalah jelas. Rokok bukan untuk kompromi tapi harus dikendalikan dan diatur oleh pemerintah dan legislatif. Masyarakat Indonesia harus menyadari bahwa rokok kini menjadi epidemi yang mengkhawatirkan.

Acara ini akan berakhir pada tahun Indonesia terpilih untuk melakukan diskusi global tentang pemanasan global. Terjadi pada bulan Desember di Bali. Diskusi global sangat penting untuk membahas dan mengambil langkah-langkah strategis terkait dengan isu pemanasan global dan lingkungan. Indonesia juga diklasifikasikan sebagai buruk di bidang lingkungan hidup.

Indonesia termasuk daerah rawan merah dalam isu-isu lingkungan seperti penebangan liar pertambangan polusi industri dan emisi limbah dari kendaraan bermotor. Diskusi global ini akan menghasilkan keputusan dan kebijakan yang sangat penting. Hasilnya akan mendorong tiap pemimpin negara dan warga negara untuk mendukung dan menerapkan langkah-langkah strategis untuk mengurangi pemanasan global saat ini.

Aku terkejut ketika ia membaca surat kabar harian Jurnal Nasional. Di bagian bawah kolom iklan surat kabar utama halaman terpampang pada pelaksanaan pemanasan global di Bali nanti. Dengan iklan yang dominan dengan warna hijau muda yang dekat dengan warna ikon isu lingkungan.

Iklan cetak ini memuat pernyataan atau hari hitung mundur pada bulan Desember . Iklan ini juga memasukkan nama perusahaan rokok Sampoerna dan memiliki kata Hijau yang juga bisa ditafsirkan untuk merujuk ke salah satu produk utama dari rokok Sampoerna.

Saya sedih melihat diskusi mengenai pemanasan global harus mendapatkan sponsor dari industri tembakau. Bisnis dan keuntungannya adalah mayoritas berasal dari kaum miskin di Indonesia. Mungkin kesedihan saya terus larut dan menjadi suara yang hilang dan terlupakan dalam kekacauan bising acara pemanasan global nanti.

Ini harus menjadi catatan penting cermin itu sendiri dan menjadi pertanyaan kita semua. Isu lingkungan adalah isu-isu umum. Dia berangkat dari hati nurani dan akal sehat kita. Apa layak acara pemanasan global berasal dari sebuah perusahaan rokok Rokok Namun racun dan salah satu penyebab utama kematian. Bukankah ada yang salah bahwa program pemanasan global akan datang dari industri tembakau

Setumpuk dokumen internal industri rokok mereka memberikan jawaban yang jelas. Soal taktik rencana strategi lobi politik dan membangun kesadaran tentang kesalahan dan rokok kotor.

Saya sangat menyesal diskusi kritis pemanasan global ada noda dan duri. Ini menjadi ganjalan dan tamparan pada klise dari dunia. Seolah-olah hidup dan kehidupan yang terjadi dan mulai dari sebatang rokok.

Slogan Rokok bukan lip service. Dan kekuatan dalam industri rokok di Indonesia menunjukkan fakta bahwa. Dan hal ini tidak benar. Industri tembakau terlihat untuk membuat perangkap dan mitos. Rokok adalah isu penting umat manusia. Kehidupan dunia rokok penuh daya kompromi tipu daya dan strategi gelap.

Dan itu mungkin benar di pergulatan dunia rokok seperti yang pernah ditulis oleh Ben Jonson lama dalam The Alchemist The Alchemist bahwa Alkimia itu sejenis permainan Seperti trik kartu untuk menipu manusia dengan pesona yang besar .

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s